Sentimen risiko pasar telah terkurung karena investor menunggu konfirmasi tentang bagaimana pembicaraan perdagangan AS-China akan berlangsung mengingat pembatalan pertemuan Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) bulan depan di Cili. Namun, laporan Reuters bahwa Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengizinkan China, Rusia, dan negara-negara Eropa untuk memperbarui keringanan sanksi mengenai Iran kemungkinan akan menjadi positif untuk sentimen perdagangan. Di Inggris, jajak pendapat baru-baru ini yang memungkinkan pemilihan pada bulan Desember mendatang menunjukkan bahwa pemimpin Tory Boris Johnson mendapatkan kekuatan, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi ketidakpastian Brexit.
Meski begitu, imbal hasil Treasury 10-tahun AS tetap di bawah tekanan bergerak ke 1,78%, setelah penutupan yang sedikit positif di Wall Street. Investor sekarang akan mengawasi berita utama perdagangan/Brexit sambil juga mengikuti data/peristiwa kalender ekonomi untuk dorongan baru. Pertemuan kebijakan moneter oleh Bank Jepang (BOJ) akan menjadi perhatian para pedagang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Saham dan obligasi telah jatuh hampir sepanjang tahun karena kebijakan Fed yang lebih ketat mengangkat imbal hasil dan mengurangi selera ris...
-
B ank Bangladesh hari ini memutuskan untuk tidak menetapkan nilai tukar dolar AS, yang memungkinkan pasar untuk menetapkan harga berdasarkan...
-
Seorang trader berhenti sejenak saat memantau data keuangan di layar komputer di ETX Capital, broker contract-for-diffe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar