Selasa, 05 November 2019

Masih Menunggu Rebound - ING

Dolar kiwi bahkan melihat kenaikan marjinal dalam jual bersih, yang sekarang menumpuk ke -56% open interest."

Kinerja NZD dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar dipicu oleh antisipasi ulang yang signifikan dalam ekspektasi suku bunga Reserve Bank of New Zealand (kemungkinan OIS tersirat penurunan suku bunga November sekarang hanya 50%, dari 100% dua minggu lalu), kemungkinan besar telah dibantu oleh beberapa efek position-squaring (situasi dimana pedagang tidak punya eksposur pasar). Pada gilirannya, kami akan berharap untuk mulai melihat beberapa koreksi dalam ukuran posisi NZD dalam laporan CFTC berikutnya."

Pengumuman kebijakan Reserve Bank of Australia minggu ini mungkin sangat penting bagi kedua mata uang antipodean: jika ternyata menjadi katalis positif untuk mata uang, posisi jual bersih luas mereka mengindikasikan potensi yang baik untuk reli jangka pendek."

USD/CHF Konsolidasikan Kenaikan Harian Di Bawah 0,9900

Sementara itu, Indeks Dolar AS melakukan koreksi teknis setelah menutup minggu lalu di wilayah negatif yang tertekan oleh rilis data Indeks Manajer Pembelian (IMP) yang mengecewakan dan prospek kebijakan netral/dovish Federal Reserve. Saat ini, indeks naik 0,25% hari ini di 97,37.

Selama jam-jam awal sesi perdagangan Asia, data IMP Jasa Caixin dari China akan diawasi ketat oleh para pelaku pasar karena pembacaan yang lebih kuat dari yang diperkirakan dapat meredakan kekhawatiran seputar perlambatan ekonomi di China dan memungkinkan aliran risk-on untuk terus mendominasi pasar.

Beberapa berita mengindikasikan Amerika Serikat dan China semakin dekat ke menyimpulkan fase-satu kesepakatan perdagangan, memberikan dorongan kepada sentimen pasar di awal minggu. Mencerminkan suasana optimis, yield obligasi Treasury AS 10-tahun naik 3,4% pada basis harian.

EUR/JPY Naik Ke 121,00 Karena S&P 500 Naik Pada Harapan Kesepakatan Perdagangan AS-China

Pasangan mata uang meningkatkan tawaran beli di dekat 120,75 pada laporan AS sedang mempertimbangkan menghapus beberapa tarif senilai $112 miliar impor China. Beijing mendesak AS untuk menghapus tarif sebagai imbalan atas persetujuan untuk membeli barang pertanian AS senilai $50 miliar dalam waktu dua tahun dan menerapkan komitmen untuk membuka sektor jasa keuangan dan meningkatkan perlindungan kekayaan intelektual, menurut Politico.

Beijing juga meminta AS untuk menghapus tarif 25% yang dihapus atau setidaknya dipangkas menjadi 12,5% dengan tambahan barang-barang China senilai $250 miliar.Berita terbaru kemungkinan akan memperkuat kepercayaan investor bahwa kesepakatan perdagangan fase satu antara Amerika Serikat dan China akan terjadi.

Aset risiko, oleh karena itu, dapat terus meningkat selama hari ke depan - lebih dari itu, jika IMP Jasa Caixin China, yang dirlis pada 01:45 GMT/08:45 WIB, melampaui harapan sebelumnya. Aset-aset beresiko semakin tinggi di sesi Asia dengan AS dilaporkan mempertimbangkan penghapusan sejumlah besar penati yang dikenakan pada impor China, menurut FT.

Kontrak Berjangka S&P 500 saat ini menambahkan 0,17% dan Yen Jepang yang anti-risiko kehilangan posisi. Pada saat penulisan, EUR/JPY diperdagangkan pada tertinggi sesi di dekat 121,04, mewakili kenaikan 0,17% pada hari ini.

Tokyo Open Menyambut Sentimen Positif Kesepakatan Perdagangan Setelah Liburan


Sebagai hasilnya, imbal hasil Treasury 10-tahun AS memperpanjang kenaikan sebelumnya menjadi 1,8% sementara NIKKEI Jepang memulai 1,5% tinggi pada awal perdagangan Selasa.Juga yang menambah kekuatan pasangan ini adalah dukungan pasar terhadap Dolar AS (USD) setelah Nonfarm Payrolls lebih baik dari yang diharapkan pada hari Jumat yang menangkal Pesanan Pabrik yang suram pada Senin. Selanjutnya kenaikan greenback adalah komentar terbaru dari San Francisco Fed Mary C Daly yang menolak lingkup resesi AS.

Investor sekarang akan lebih berkonsentrasi pada IMP Non-Manufaktur ISM serta IMP Jasa Markit di AS untuk bulan Oktober. Selain itu, lowongan pekerjaan JOLTS AS dan angka neraca perdagangan untuk bulan September juga menambah jalur data. “Fokus data AS adalah survei ISM non-manufaktur Oktober. Konsensus untuk indeks keseluruhan peningkatan dari 52,6 (terendah sejak 2016) ke 53,4. Neraca perdagangan AS September diperkirakan di sekitar - $53 miliar,” kata Westpac dalam laporan terbarunya. Selain data IMP dan neraca perdagangan, Brexit/berita utama perdagangan akan menjaga momentum para pedagang.

Pedagang Jepang menyambut peluang peningkatan kesepakatan perdagangan yang sukses antara AS dan China saat kembali dari liburan panjang. Dengan ini, pasangan USD/JPY meningkatkan tawaran beli ke 108,75 saat penulisan pada pembukaan Tokyo hari ini.

Tidak hanya komentar perdagangan-positif dari diplomat AS dan China, pertimbangan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menghapus beberapa tarif yang ada pada barang-barang China, menurut Financial Times, tampaknya meningkatkan sentimen risiko-baru-baru ini.

Defisit Perdagangan Diperkirakan Menyempit Ke $600 Juta Di September

Pemogokan UAW dan mengakibtkan larangan bekerja sektor otomotif Kanada akan sedikit membebani ekspor kendaraan bermotor; pekerja AS tidak meninggalkan pekerjaan sampai 16 September, dan pabrik-pabrik Kanada dapat beroperasi selama beberapa hari sebelum kekurangan suku cadang terjadi. Namun, volume ekspor akan melihat penurunan yang lebih sederhana karena penurunan harga pabrik sebesar 0,1%

Fed Harus Lebih Berhati-Hati Pada Akomodasi Yang Lebih Banyak

"Pada rata-rata kebijakan moneter terlalu ketat sepanjang pemulihan ekonomi AS.The Fed seharusnya tidak menaikkan suku bunga sebelum waktunya.Ekonomi global, termasuk Eropa dan China, melambat dan AS tidak kebal terhadap perlambatan.The Fed tidak berpikir suku bunga negatif adalah perangkat yang ingin digunakan tetapi tidak menutup kemungkinan."

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Senin, Neel Kashkari, Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, berpendapat bahwa the Fed harus lebih berhati-hati pada akomidasi yang lebih banyak dan mengatakan bahwa ia tidak tahu apakah the Fed telah selesai dengan penurunan suku bunga.

Keseimbangan risiko menuju sisi bawah sekarang," kata Kashkari. Sampai pertumbuhan upah meningkat, kita tidak akan mencapai tenaga kerja maksimum."

Sikap dovish Kashkari sangat dikenal dan Indeks Dolar AS sebagian besar mengabaikan komentar ini. Pada saat penulisan, indeks naik 0,22% hari ini di 97,33. Di bawah ini adalah beberapa kutipan tambahan, via Reuters.

NZD/USD Pangkas Kenaikan Sebelumnya, Diperdagangkan Di Sekitar 0,6430

Namun, penguatan berbasis luas USD pada hari Senin membuat pasangan ini sulit untuk mempertahankan momentum bullish. Di tengah kurangnya pendorong fundamental baru, Indeks Dolar AS membuat koreksi teknis dari penurunan 0,75% minggu lalu. Saat ini, indeks naik 0,22% hari ini di 97,33

Pada paruh kedua hari, Indeks Kondisi Bisnis ISM NY dan data Pesanan Pabrik dari AS akan dirilis dalam kalender ekonomi.

Pasangan NZD/USD memulai minggu baru dengan pijakan yang kuat dan naik ke level tertinggi sejak 14 Agustus di 0,6466 didorong oleh laporan yang mengungkapkan bahwa Selandia Baru dan China telah mencapai kesepakatan untuk memperbarui perjanjian perdagangan bebas. Mengutip, Radio New Zealand, Reuters melaporkan bahwa perjanjian baru mencakup aturan untuk membuat ekspor ke China lebih murah dan lebih mudah untuk Selandia Baru.

Selain itu, Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross pada hari Senin mencatat bahwa mereka "sangat jauh" dalam pembicaraan perdagangan dengan China dan utusan AS Robert O'Brien menambahkan bahwa kedua pihak sudah hampir menyelesaikan tahap satu perjanjian perdagangan.